Contact Form

Name

Email *

Message *

Enam Tahap Memulai Bisnis Toko Online dari Rumah

Tahap Memulai Bisnis Toko Online dari Rumah
Bisnis toko online bisa menjadi alternatif sumber pendapatan baru yang dikerjakan dari rumah. Berikut prinsip-prinsip dan tahapan-tahapan membangun bisnis jual-beli memanfaatkan Internet.
(Artikel ini pernah terbit di Majalah Pengusaha Muslim Edisi Mesi 2012)
Ipan Pranashakti
Kenaikan harga barang dan jasa sebaiknya disikapi dengan baik dan elegan. Malah kalau bisa menjadi sumber kreativitas baru untuk menciptakan sumber pendapatan lain. Misalnya, dengan memulai usaha toko online, karena bisa dilakukan di rumah tanpa harus meninggalkan aktivitas rutin. Media online saat ini membuka banyak peluang. Bisnis yang dilakukan di rumah tidak berarti ketinggalan dan  tidak diukur apakah usaha rumahan atau pabrikasi.
Jika berminat, pahami prinsip dasarnya yang terdiri atas lima hal. Yakni:
Pertama, ada kejelasan akad dengan suplayer, baik produsen atau agen produk, berupa pernjanjian tertulis maupun lisan.
Kedua, ada barang yang jelas, termasuk informasi ada-tidaknya garansi. Kelengkapan informasi produk hendaknya sampai seri, spesifikasi, bahan, dan lainnya.
Ketiga, mengutamakan aspek online-nya dulu, baru menginjak ke usaha rumahan, untuk minimalkan kunjungan pembeli ke rumah, terutama dari luar kota. Tapi konsekuensinya harus disediakan sarana komunikasi yang beragam: e-mail, SMS, kontak langsung melalui hanphone atau fixed telephone, formulir online , Yahoo Mesengger, bila perlu sampai Black Berry Messengger.
Keempat,  jika melibatkan pihak ketiga dalam pengiriman barang seperti pos atau jasa pengiriman swasta perlu diperjelas standar waktu sampai ke masalah risiko pengiriman secara tertulis dalam web, e-mail. Maupun bila dilakukan secara lisan, karena intinya ada kejelasan keterlibatan pihak ketiga.
Kelima, gunakan shopping cart dalam web online sehingga bisa menghitung secara otomatis jumlah produk yang dibeli dan nilainya, sementara kita sebagai pemilik toko online tinggal menerima e-mail berisi informasi pemesanan barang dari perangkat otomatis itu, agar tidak terjadi selisih-paham.

Enam Tahap

Pahami dulu lima prinsip tersebut barulah melangkah ke tahapan-tahapan berikutnya. Ada enam tahap, dijelaskan berikut ini.
Pertama, rencanakan dengan melibatkan produk yang benar-benar unik. Amatilah secara online dengan Google Search setidaknya 10 hari. Termasuk persaingannya. Pantau taktik yang akan dipakai calon pesaing kita dalam kurun waktu tertentu, agar kita dapat menentukan taktik yang berbeda, lebih inovatif tapi dapat diterima pasar.
Kedua, tentukan pilihan jumlah modalnya. Jika masih dibawah Rp 1 juta, sebaiknya sewa saja toko online dengan model instan. Pilih yang sewanya terjangkau, karakter web cocok dengan jasa atau yang akan kita jual – kalau bisa unik tapi berkarakter. Setelah toko online tersedia, lihat fitur-fiturnya untuk memantik kreativitas pengembangan. Setidaknya memahami apa saja yang sudah bisa difasilitasi dan apa saja yang belum tersedia. Maksunya adalah untuk menentukan inovasi layanan berikutnya.
Ketiga, gunakan manajemen konten berdasar kategori produk karena ini cara ampuh untuk menyesuaian selera pasar dan tren. Termasuk agar produk menduduki posisi atas dengan tampilan bergerak bergantian dengan produk lain – istilah teknisnya: slide show. Jangan lupa, masyarakat Indonesia mudah disentuh melalui insentif, misalnya diskon, bebas biaya kirim, beli 1 dapat 2. Intinya, upaya ini untuk meningkatkan perhatian media online. Pada dasarnya keunggulan bukan pada diskona, tetapi karena mindset pasar kadang malas membeli secara online – karena selalu ada biaya kirim yang tinggi dan belum tentu sesuai, sehingga insentif akan mendorong perkenalan dan mencoba layanan kita.
Keempat, manfaatkan internet marketing. Ini salah satu strategi untuk meningkatkan kepecarcayaan layananan online. Keunggulan internet marketing antara lain kecepatan distribusi informasi, terutama pada produk atau program baru. Berbeda dengan marketing offline, ada produk baru dulu baru memesan ke desainer, kemudian desainnya dicetak dalam katalog, sehingga membutuhkan waktu distribusi. Sedangkan toko online, ketika produk sudah jadi, menit itu juga sudah harus ada informasi yang disebar ke banyak pihak. Terutama yang memanfaatkan social media. Tapi hendaknya tetap diperhatikan setiap metode distribusi ada taktiknya tersendiri. Jika ingin mengoptimalkan upaya melalui social media, pahami dua prinsip dasarya: member development (menjalin pertemanan online dengan calon konsumen berkualitas), dan conten development (mengisi hubungan bermutu, indah dan memotivasi pelanggan). Kedua prinsip ini dapat menghindari tag-tag percuma dari pengunjung yang bukan segmen pasar kita. Alih-alih membuat web online nyaman, yang terjadi malah merusak kenyamanan pelanggan. Cara lainnya melalui SEO, e-mail marketing, SMS marketing, content marketing dan blog marketing.
Kelima, lakukan evaluasi bulanan. Ini mirip perawatan toko fisik – membersihkan dan merapikan toko dan rukonya. Evaluasi akan menyadarkan adanya taktik berkelanjutan ke bulan berikutnya. Evaluasi memerlukan data. Bisa melalui polling  online, survai pelanggan melalui e-mail, SMS atau sampel dalam pertemuan tatap muka. Bisa juga dengan mengamati pergerakan pesaing, menjalin pertemanan di Facebook dan Twitter. Evaluasi juga harus dilalukan dua arah – internal dan ekternal.
Keenam, lengkapi aspek keimanan, dengan rajin beribadah dan bersedekah, menghormati orangtua, berbagi ilmu dan tips secara ikhlas, membantu pengusaha Muslin lain dan diakhiri meluruskan mindset: fokus ke tujuan akherat dan biarlah urusan dunia, termasuk sukses toko online, Allah-lah yang mengatur dan memberikan kemudahannya. Namun ingat, Anda tidak boleh beridabadah karena dorongan ingin sukses di dunia. Ikhlaskan ibadah Anda untuk Allah, kemudian berdoalah agar Allah memudahkan urusan Anda.

Resume: Lima Prinsip, Enam Tahapan

Lima Prinsip:
  1. Kejelasan kad dengan suplayer secara tertulis atau lisan.
  2. Barang yang jelas, termasuk ada-tidaknya garansi dan spesifikasinya.
  3. Online dulu, baru ke usaha rumahan.
  4. Jika melibatkan pihak ketiga dalam pengiriman barang, perjelas standar waktu dan risiko pengiriman, dan tertulis dalam web, e-mail, atau secara lisan
  5. Gunakan shopping cart dalam web online agar tercatat otomatis.
Enam Tahapan:
  1. Produk unik berkarakter dan taktik lebih inovatif daripada pesaing tapi tetap dapat diterima pasar.
  2. Tentukan pilihan jumlah modalnya.
  3. Gunakan manajemen konten berdasar kategori produk.
  4. Manfaatkan internet marketing.
  5. Lakukan evaluasi bulanan.
  6. Lengkapi dengan aspek keimanan
Previous
Next Post »
0 Komentar