Contact Form

Name

Email *

Message *

Newsletter Pengusaha Muslim Indonesia

Add Comment

Newsletter Pengusaha Muslim Indonesia


Manajemen Syirkah AAOIFI

Posted: 19 Jan 2017 11:24 PM PST

Manajemen Syirkah AAOIFI (Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial)Institutions

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Berikut beberapa manajemen syirkah yang disebutkan dalam al-Ma'ayir as-Syar'iyah – juknis perbankan yang diterbitkan AAOIFI (Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Institutions)

  1. Pada dasarnya setiap anggota syirkah berhak hak mengelola syirkah untuk menjual, membeli, membayar dengan kontan atau tempo, menerima barang, menyerahkan barang, menitipkan, menggadaikan, mengambil jaminan, menuntut hutang dan menetapkannya, menggugat, memperkarakan di pengadilan, membatalkan akad dan menolak cacat barang, menyewa,
  2. mengalihkan hutang, berhutang, dan setiap hal yang mendatangkan mashlahat bisnis yang biasa dilakukan. Anggota syirkah tidak berhak mengelola sesuatu yang tidak mendatangkan manfaat bagi syirkah atau bahkan mendatangkan mudharat, seperti : hibah atau memberikan piutang –kecuali bila ada izin dari anggota syirkah yang lain-, atau dalam jumlah uang yang sedikit dan tempo yang singkat menurut kebiasaan.
  3. Boleh -menurut kesepakatan para anggota- menyerahkan manajemen syirkah kepada sebagian anggota –satu atau lebih-, dan anggota yang lain harus mengikuti apa yang telah mereka sepakati yaitu tidak ada yang boleh ikut mengelola kecuali anggota yang sudah ditunjuk.
  4. Boleh mengangkat direktur syirkah selain dari anggota syirkah dengan upah yang ditentukan, dan dimasukkan ke dalam biaya pengelolaan syirkah. Boleh juga memberikan nisbah dari keuntungan syirkah yang didapat sebagai bonus agar ia termotivasi. Adapun jika direktur tersebut meminta gaji dalam bentuk nisbah dari keuntungan maka statusnya adalah sebagai mudharib dan mendapatkan persentase dari keuntungan -jika ada-. Akan tetapi, pada waktu yang sama ia tidak berhak menerima gaji lagi atas pekerjaannya.
  5. Dalam akad syirkah tidak boleh membuat ketentuan bahwa anggota syirkah yang dibantukan untuk mengelola manajemen syirkah atau sebagai bendahara mendapat gaji dalam jumlah tertentu, akan tetapi upahnya diambilkan dari laba bersih syirkah dengan menambah persentase laba yang menjadi haknya.
  6. Tenaga luar yang diperbantukan untuk mengelola -seperti yang disebutkan dalam pasal boleh menerima gaji dalam jumlah uang yang ditentukan. Dan dia dapat dinonaktifkan dari jabatannya dalam manajemen syirkah tanpa harus mengubah akad syirkah.

PengusahaMuslim.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • REKENING DONASI : BNI SYARIAH 0381346658 / BANK SYARIAH MANDIRI 7086882242 a.n. YAYASAN YUFID NETWORK

Newsletter Pengusaha Muslim Indonesia

Add Comment

Newsletter Pengusaha Muslim Indonesia


Tiga Celaka Bank Syariah Kita

Posted: 18 Jan 2017 08:06 PM PST

Tiga Celaka Bank Syariah Kita

Minimnya diferensiasi bank syariah membuat masyarakat terang-terangan menyamakannya dengan bank konvensional. "Apa bedanya dengan bank konvensional? Tidak ada!" Atau "Sama saja dengan bank lainnya."

Oleh Budhi Wuryanto

Koran Tempo, edisi 26 Desember 2011 memuat berita ini hanya dua alinea di rubrik Kilas. Nyempil di pojok kiri-bawah halaman Bisnis/Finansial. Judulnya "Bank Syariah Kembangkan Kartu Kredit". Meski singkat, makna berita ini sungguh luar biasa. Maksud saya, luar biasa jauhnya bank syariah kita telah menyimpang dari "sesuai dengan syariah".

Dalam berita itu, Direktur Perbankan Syariah Bank Indonesia Waktu itu, Mulya E. Siregar mengungkapkan, perbankan syariah bersama Dewan Syariah Nasional dan Ikatan Ahli Ekonomi Islam tengah mengkaji pengembangan produk-produk baru industri syariah. Dua produk sedang disiapkan. Yaitu kartu kredit atau kredit tanpa agunan syariah. Kartu kredit ini lebih diarahkan sebagai pembiayaan modal kerja sektor produktif, yakni usaha mikro dengan batasan plafon tertentu. Bank syariah juga mengembangkan produk pencadangan dari bagi hasil investasi. Fatwa mengenai itu tengah disiapkan.

Melalui Facebook, masih di hari koran itu terbit, teman saya melontarkan komentar: "Kegelapan atas kegelapan—nauzubillah min dhalik."

Itulah celaka pertama bank syariah kita: masih juga miskin diferensiasi. Kedua produk yang direcanakan itu maksudnya mungkin bagian dari upaya bank syariah memperkaya diferensiasi produknya. Eh, kok ya jatuhnya makin menjauhkannya dari "sesuai dengan syariah". Bukankah dua produk tadi juga membuktikan bahwa hampir tidak ada beda yang jelas pada produk, jasa, dan praktek antara bank syariah dan bank konvensional?

Padahal akibat minimnya diferensiasi, masyarakat luas terang-terangan menyamakan bank syariah dengan bank konvensional. "Apa bedanya dengan bank konvensional? Tidak ada!" Bahkan ada yang sinis menilai "Sama saja dengan bank lainnya." Yang lain menilai, "Belum juga benar-benar syar'i. Katanya tanpa bunga, kok tambah banyak ribanya, ya?"

Melalui buku karyanya, Tidak Syar'inya Bank Syariah di Indonesia dan Jalan Keluarya Menuju Muamalat (Penerbit Delokomotif, Yogyakarta; Mei 2010), Zaim Saidi bukan hanya mengkritisi bank syariah kita. Namun juga menelanjangi berbagai penyimpangan konseptual dan praktikal dari kaidah-kaidah dan prinsip-prinsip keadilan dan kebenaran yang konon hendak ditegakkannya. Zaim Saidi menunjukkan perbankan syariah kita sama sekali tidak sesuai, dan menyimpang dari hukum muamalat.

Dalam endorsment untuk buku itu, Tim Ahli Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Revrisond Baswir bahkan mengingatkan khalayak akan adanya bahaya lain yang tak kalah seriusnya. "… Melalui manipulasi syariah, para pengusung bank syariah di Indonesia tidak menyadari bahwa mereka sedang menyeret umat Islam ke dalam jebakan neokolonialisme …," kata Revrisond Baswir.

Dua Celaka Lainnya

Di Indonesia, negeri yang hampir 90 persen penduduknya Muslim–dari sekitar 230-an juta jiwa, bank-bank syariah kita seharusnya bisa tumbuh bongsor. Nyatanya, bank syariah kita kuntet (kerdil). Pertumbuhannya tidak normal.

Memang ada yang mengklaim, pertumbuhannya pesat. Bahkan paling pesat dibandingkan di kawasan lain. Namun harus diakui, pertumbuhan bank syariah kita tidak selaju bank konvensional. Kalau asetnya kita bandingkan, bank kovensional besarnya seperti gajah (aset per akhir April 2011 mencapai sekitar Rp 2.700 trilyun!). Sementara bank syariah cuma seukuran kambing (per Oktober 2011 total asetnya hanya Rp 130,5 trilyun).

Potensi pasarnya gede. Tapi tak mampu tumbuh maksimal. Tidak mampu memanfaatkan potensi pasar di depan mata: sekitar 200 juta penduduk Muslim! Kalau tidak karena potensi pasar yang demikian besar itu tentu bank-bank konvensional tidak merambah ke ranah bisnis perbankan syariah. Bayangkan, hampir semua bank konvensional telah memiliki unit usaha syariah atau mendirikan bank umum syariah. Bukan hanya bank nasional. Bank asing pun menghadirkan unit syariah atau bank umum syariahnya di Indonesia.

Mengapa? Jawabannya masih terkait dengan celaka yang pertama. Yakni, solusi bagi riba yang merajalela dari perbankan konvensional ternyata tidak menyeret umat Islam ke bank syariah. Inilah celaka kedua bank syariah kita.

Celaka ketiga: pemerintah kita tidak meyiapkan regulasi dan mengarahkan pengembangan bank syariah kita secara tepat.

Yap, benar. Memang tidak adil membandingkan bank syariah dan bank konvensional head to head begitu. Bank syariah di negeri ini 'kan secara resmi hadir baru belasan tahun. Sementara bank konvensional sudah puluhan, bahkan, sudah eksis ratusan tahun. Eksistensi bank syariah kita baru sampai tahap edukasi pasar. Sementara bank konvensional sudah sampai tahapan "membuat kecanduan".

Muncul klaim bahwa bank syariah kita bisa tumbuh sampai tahapan sekarang ini semata karena inisiatif pengembangan yang justru datang dari industri bank syariah sendiri. Bukan dari pemerintah. Agar kontras, Malaysia bisa kita jadikan sebagai pembanding. Pemerintah negeri jiran ini menyiapkan regulasi dan mengarahkan pengembangan bank syariah secara tepat. Sedangkan pemerintah kita tidak. Malaysia antusias menarik investor dari Timur Tengah untuk mengembangkan perbankan syariah di negaranya. Di Indonesia, langkah itu minimal.

Tidak perlu sampai cekala duabelas. Dengan tiga celaka tadi, orang Brebes dan Tegal bilang, cilaka mencit; cilate teman—benar-benar celaka. Kasihan, ya.**

Newsletter Pengusaha Muslim Indonesia

Add Comment

Newsletter Pengusaha Muslim Indonesia


Berkembang Tanpa Iklan ala Google

Posted: 16 Jan 2017 08:31 PM PST

Berkembang Tanpa Iklan ala Google

Jika bisnis Anda ingin berkembang tanpa iklan seperti Google, menyebarlah ke seluruh dunia laiknya virus tanpa biaya dan bertahan dalam jangka waktu yang belum terpikirkan! Caranya, (1) fokuslah ke pengembangan dan perbaikan produk bisnis Anda; dan (2) jadikan produk bisnis Anda sebagai leader di kelasnya. Kalau sukses dengan poin (2), mulailah melebarkan sayap bisnis Anda ke bidang atau produk yang lain. Terakhir, jangan lupakan poin (1) dan (2).

Oleh Wim Permana, S. Kom*)

Waktu saya SMA dan mulai mengenal Internet (tahun 2000), hanya beberapa situs yang selalu saya buka ketika berselancar di Internet. Yakni Google, Yahoo! dan detik.com. Meski akrab dengan ketiga situs itu, tapi waktu itu saya tidak pernah sekejap pun melihat iklan mengenai ketiga situs itu. Termasuk di RCTI, SCTV, atau Indosiar. Rasanya saya tidak pernah satu kali pun mendeteksi adanya iklan Yahoo Mail atau detik sport di Kompas, Republika atau Koran Tempo.

Ya, karena ketiga situs itu diiklankan dengan cara klasik: dari mulut ke mulut, getok tular alias word-of-mouth marketing. Dari tiga situs itu, kalau dipaksa memilih satu yang paling lengket dengan kehidupan maya saya, saya memilih Google. Sampai hari ini, 11 tahun kemudian.

Saya tahu Google dari teman saya yang lebih dulu mengenal Internet. Informasi tentang Google pun, sadar atau tidak, menyebar juga ke teman saya yang ingin belajar menggunakan Internet dari saya. Jadi, info tentang Google menyebar dari satu pengguna ke pengguna lain; dari Amerika Serikat ke seluruh dunia, tanpa bantuan iklan sedikit pun. Dengan kata lain, Larry Page dan Sergey Brin mungkin hanya menghabiskan Rp 0 untuk belanja iklan mesin pencari yang lahir dari kampus Stanford University di tahun-tahun awal Google berdiri.

Hei, ini sungguh menarik. Kenapa?

Karena bagi beberapa perusahaan, belanja iklan sangat penting demi eksistensi dan nama baik brand atau merk produk-produk mereka. Unilever, Nike, Microsoft, Adidas, Nestle, Toyota dan Honda adalah contoh korporasi besar yang menganggarkan ratusan juta dolar AS per tahun untuk mengenalkan atau mempertahankan citra produk mereka di hati dan kepala konsumen.

Perusahaan-perusahaan besar mencoba mencuri perhatian konsumen melalui media beragam. Iklan-iklan mereka ditayangkan di TV nasional dan TV berbayar. Diperdengarkan via radio. Ditampilkan di surat kabar dan majalah—baik konvensional maupun digital. Hingga disebar ke berbagai situs jejaring sosial seperti Facebook, YouTube, dan Twitter. Dengan bantuan konsultan pemasaran yang upahnya tidak murah.

Tapi Google tidak melakukan apa yang dilakukan perusahaan-perusahaan besar tadi. Dengan cek US$ 100 ribu dari Andy Bechtolsheim—salah satu pendiri Sun Microsystem—pada Agustus 1998, tampaknya agak mustahil bagi The Google Guy—julukan duo founder Google—untuk membeli space dan slot iklan di media-media besar AS seperti New York Times, Wall Street Journal, Time, CNN, HBO, atau sejenisnya. Alih-alih menghamburkan uang untuk iklan, kedua pria yang saat itu mahasiswa S-3 itu justru memfokuskan diri ke yang lebih penting dan tidak langsung membantu terciptanya proses marketing gratis berskala global. Apa itu?

Garasi Google dengan Biaya Sewa US$ 1.700/Bulan

Untuk membangun dan mengembangkan perusahaan yang sangat tergantung pada kualitas dan keandalan perangkat keras serta jaringan seperti Google, Anda harus punya kantor sendiri. Meminjam ruangan di kampus elite seperti Stanford memang ide bagus. Tapi tampaknya itu tidak bisa Anda lakukan terus-menerus. Apalagi jika pihak univesitas menjuluki Anda si pemakan bandwith.

Solusinya, pada September 1998 Larry dan Sergey menyewa kantor, tepatnya garasi, yang mereka paksa menjadi kantor milik seorang teman bernama Susan Wojcicki di Menlo Park, California. Selain garasi, layanan pencarian yang dulunya sempat dinamai BackRub itu juga mulai melakukan perekrutan. Tapi mereka tidak merekrut seseorang yang berlatar belakang manajemen, akuntansi, bisnis, komunikasi atau periklanan, Noupe. Alih-alih merekrut orang non-teknis, duo pendiri Google justru merekrut Craig Silverstein yang statusnya sama seperti mereka: mahasiswa program S3 jurusan ilmu komputer di kampus yang sama, Stanford University.

Kenapa harus Craig? Karena teman mereka ini ternyata doyan data mining dan teknik pengambilan data dari sumber berskala besar seperti AltaVista, mesin pencari yang sering disebut-sebut terbaik ketika itu.

Di garasi kecil dan melalui perekrutan itu, keinginan Sergey dan Larry semakin jelas: menyempurnakan Google secara teknis. Dengan kata lain, keduanya ingin mengindeks halaman web lebih banyak lagi. Juga ingin mampu menyajikan hasil pencarian untuk para pengguna Google dengan lebih baik dan lebih baik lagi. Well …

Iklan Gratis dari PC Magazine

….. and they made it right. Dengan jutaan halaman terindeks plus desain halaman awal yang sangat revolusioner kala itu, Google secara tidak langsung “sudah mulai berani berbicara”. Pada Desember 1998, majalah yang menjadi salah satu barometer berita dunia teknologi informasi di AS—yakni PC Magazine—memasukkan Google ke dalam “Top 100 Websites in 2008”. Sungguh, ini sangat fenomenal bagi duo Google pada masa itu. Sampai-sampai keduanya hanya mencantumkan peristiwa tersebut dalam daftar kejadian bersejarah Google pada Desember 1998. Hanya tentang itu. Tidak ada lagi yang lain.

Dan yang dilakukan dua pendiri Google itu pun masuk akal. Bagi beberapa pengusaha di industri teknologi informasi, dimasukkan ke dalam katalog situs-situs bermutu oleh media ternama seperti PC Magazine “—yang kebetulan” memiliki edisi internasional—laksana iklan gratis, yang kalau harus dibayar, mungkin jumlahnya mencapai ribuan dolar AS.

Ketika Google Jadi Virus

Sejak PC Magazine memuat Google, mesin pencari hasil kreasi mahasiswa doktoral ilmu komputer Stanford itu mulai mendapatkan perhatian khalayak ramai. Tapi tentu saja itu tidak terjadi begitu saja. Proses terkenalnya Google layaknya tersebarnya virus. Yup, sesuatu yang menular. Cepat!

Sama seperti virus yang perlu inang pemicu, Google pun demikian. Tapi dalam kasus terkenalnya Google, inang pemicunya kemungkinan besar adalah rekan-rekan Larry Page dan Sergey Brin di Kampus Stanford yang sudah akrab dengan Google bahkan sejak mesin pencari ini masih bernama Backrub.

Review positif oleh PC Magazine pada Desember 1998 tampaknya menjadi keniscayaan yang wajar dan natural. Anda tahu sendiri bukan? Para pengguna awal Backrub/Google adalah para mahasiswa Stanford, sebuah kelompok khusus yang memiliki citra “cerdas” di mata orang AS. Lalu apa alasan majalah cerdas seperti PC Magazine tidak memasukkan mesin pencari baru yang digandrungi anak-anak Stanford?

All Virus are not Created Equal

Untuk menjadi wabah, virus harus benar-benar kuat. Bila tidak, ada banyak faktor yang bisa menghancurkannya. Entah datang dari proses internal di tubuh inangnya. Atau dari kondisi eksternal seperti cuaca, bakteri atau virus lain, dan sejenisnya. Sebagai virus, Google termasuk virus powerful, bila tidak boleh dikatakan super.

Hari berganti hari, tahun berganti tahun, kinerja Google sebagai mesin pencari bukan malah menurun seperti kebanyakan situs sejenis. Tetapi justru terus meningkat. Setiap hari, jumlah halaman web yang terindeks terus bertambah. Jumlah server dan pegawainya semakin banyak. Dan Google pun leluasa menambah sumberdayanya karena suntikan dana dari dua investor ternama di lembah Silikon: Sequoia Capital dan Kleiner Perkins—US$ 25 juta.

Suntikan dana yang hanya berjarak enam bulan dari investasi US$ 100 ribu pertama ini membuat Google semakin perkasa. Hasil pencarian yang diberikan Google tidak hanya bertambah baik. Tapi juga bertambah cepat. Pada Juni 2000, Google menjadi mesin pencari terbesar di dunia. Koleksinya 1 miliar halaman web terindeks. Tidak hanya itu. Algoritma Google juga dipakai oleh Yahoo!, sang primadona Internet di seluruh dunia pada era 1990-an. Pencapaian-pencapaian itu termasuk faktor yang membuat virus Google menyebar sangat cepat.

Google Menyediakan yang Dibutuhkan

Saat ini, 13 tahun setelah Google lahir, perusahaan yang namanya resmi menjadi kata kerja atau verb di kamus-kamus terkenal ini sudah tidak lagi berurusan dengan persoalan pencarian. Untuk mereka yang butuh e-mail, Google menyediakan GMail. Untuk yang doyan berbagi foto, ada Picasa. Bagi yang senang nonton video, ada YouTube. Yang hobi melacak berita, disediakan Google News. Yang memerlukan cek statistik situs, ada Analytics. Yang membutuhkan jejaring sosial bernuansa berbeda dengan Facebook dan Twitter, ada Google+. Butuh peta, disediakan Google Maps. Oh ya, jangan lupa yang satu ini: kalau Anda ingin selalu membawa Google kemana pun pergi, sudah disediakan Android.

Duhai, kalau sudah begini, untuk apa beriklan? Untuk apa mengiklankan produk yang sudah menjadi kebutuhan primer banyak orang di seluruh dunia?

Ingin seperti Google? Menyebarlah ke seluruh dunia laiknya virus tanpa biaya dan bertahan dalam jangka waktu yang belum terpikirkan! Begini caranya:

  1. Fokuslah ke pengembangan dan perbaikan produk bisnis Anda.
  2. Jadikanlah produk bisnis Anda sebagai leader di kelasnya.
  3. Kalau sudah sukses dengan poin (2), mulailah melebarkan sayap bisnis Anda ke bidang atau produk yang lain.
  4. Jangan lupakan poin (1) dan (2).

Selamat mencoba. Semoga sukses. Insya Allah. Amiin.***

*)  Penulis adalah sarjana Ilmu Komputer  Universitas Gadjah Mada. Salah satu cita-citanya ingin masuk surga dengan bantuan teknologi informasi

Boks: Bisnis Sukses Cara Google

Jika bisnis Anda ingin berkembang tanpa iklan seperti Google, menyebarlah ke seluruh dunia laiknya virus tanpa biaya dan bertahan dalam jangka waktu yang belum terpikirkan! Caranya:

  1. Fokuslah ke pengembangan dan perbaikan produk bisnis Anda.
  2. Jadikanlah produk bisnis Anda sebagai leader di kelasnya.
  3. Kalau sudah sukses dengan poin (2), mulailah melebarkan sayap bisnis Anda ke bidang atau produk yang lain.
  4. Jangan lupakan poin (1) dan (2).

PengusahaMuslim.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • REKENING DONASI : BNI SYARIAH 0381346658 / BANK SYARIAH MANDIRI 7086882242 a.n. YAYASAN YUFID NETWORK

General Manager (GM)

Add Comment
JOB OPPORTUNITIES !!!
PANNAMPU PARK tempat wisata pemancingan, gym, dan resto membutuhkan segera :
GENERAL MANAGER (GM)
dengan persyaratan sbb :
1. Pria/Wanita, usia 35 - 50 thn
2. Pendidikan akhir S1 semua jurusan
3. Pengalaman min. 3 thn sbg Capten Resto
4. Jujur, teliti, disiplin dan tegas
5. Berprilaku baik, komunikasi lisan dan tertulis baik serta memiliki keterampilan interpersonal
6. Berjiwa pemimpin.

Benefit :
Gaji + Tunjangan, Service Cash, Makan, dan Tempat tinggal.

To Apply :
PT. RESKI LAIFASTO
Jl. Urip Sumoharjo V No.7, Makassar
email : hrd@primakarsa{dot]com
Cantumkan kode posisi yg dilamar.

Hobi yang Menguntungkan Anda saat Mencari Kerja

Add Comment
oleh Eka Utami

Biasanya Anda tidak bicara banyak tentang hobi dan kesukaan di depan manajer perekrutan perusahaan. Mungkin Anda menganggap pembicaraan ini terlalu personal dan tidak pas diagkat saat sesi wawancara kerja. Namun, berdasarkan penelitian dari Kellog School of Management, ternyata perusahaan memandang hobi dari kandidat pegawai sebagai salah satu hal yang penting. Bahkan beberapa perusahaan memerhitungkan hobi calon karyawan sebagaimana mereka melihat kualifikasi dan pengalaman seseorang. Inilah beberapa hobi yang akan membuat Anda menonjol di mata manajer perekrutan seperti disarikan dari businessinsider.com dan good.co.

Hobi memasak menunjukkan Anda adalah seorang yang punya sisi kreatif. Sebab Anda bisa melakukan improvisasi jika ada bumbu yang tidak pas pada setiap makanan.

Hobi memancing memerlihatkan kepribadian seseorang yang penyabar dan fokus. Anda bisa bekerja dengan anak-anak atau melayani orang tua.

Hobi olahraga strategi seperti melakukan permainan catur cocok untuk Anda yang akan melakukan tugas untuk membuat kebijakan dan strategi perusahaan. Sebab Anda bisa berpikir strategis.

Hobi olahraga ketahanan seperti berenang menunjukkan Anda adalah seorang yang memiliki keuletan dan ketekunan. Perusahaan menginginkan calon pegawai yang memiliki sifat-sifat ini. Mereka mau seorang kandidat yang bisa mengembangkan bisnis dan meningkatkan penjualan.

Hobi olahraga tim seperti sepakbola, basket atau futsal menunjukkan Anda adalah orang yang bisa mempersatukan banyak orang untuk bekerjasama demi mencapai satu tujuan Anda juga bisa bekerja dengan baik dalam tim. Kebanyakan perusahaan membutuhkan orang dengan kepribadian seperti ini. Anda bisa bekerja sama di divisi yang membutuhkan kerjasama tim seperti depatemen sumber daya manusia.

Hobi berisiko tinggi seperti melakukan aktivitas skydiving atau panjat tebing menunjukkan bahwa Anda menyukai hal-hal di luar batas dan berani mengambil risiko. Anda membutuhkan kekuatan ini untuk memimpin tim di perusahaan.

Hobi kreatif yang berhubungan dengan artistik seperti melukis menjukkan Anda punya pemikiran yang kreatif. Hobi seperti ini akan membuat Anda tampak menonjol di mata manajer perekrutan yang sedang mencari tenaga pemasaran.

Hobi menulis bisa mendukung pekerjaan seorang penulis atau editor. Kemampuan ini cocok untuk posisi di tim editorial, public relation, dan menangani media sosial.

Hobi bermain scrabble juga menunjukkan Anda memiliki perbendaharaan kata yang banyak. Hal ini akan menjadikan Anda seorang penulis yang hebat.

Hobi membaca, berkunjung ke museum dan perpustakaan menandakan Anda adalah orang yang haus akan pengetahuan baru. Anda membutuhkan kemampuan ini untuk menjadi peneliti atau editor yang baik.

Hobi memelihara hewan akan memuluskan jalan Anda untuk menjadi seorang dokter hewan. Mungkin Anda juga bisa menjadi pegawai di kebun binatang.

Hobi mengutak-atik komputer tentu saja akan menjadikan Anda sebagai programmer andalan di perusahaan. Anda juga bisa melirik pekerjaan di bidang teknologi informasi lainnya.

sumber : qerja.com

Baca Juga :
8 Rekomendasi Buku dari Star Leader
10 Quotes Inspirasi Karir dari Tokoh-Tokoh Sukses Dunia
Inspirasi dari Para Wanita Karier Sukses

Inspirasi dari Para Wanita Karier Sukses

Add Comment
oleh Steffi Teowira

Dunia kerja itu memang penuh tantangan, dan kadang bagi pegawai wanita, rasanya tantangannya terasa berlipat ganda. Dari diskriminasi hingga dilema soal kepemimpinan, ada saja halangan ekstra untuk wanita yang beraspirasi untuk sukses sebagai kaum profesional. Bagi Anda para Kartini yang sedang mendaki jenjang karier, kami mengumpulkan karier dari para pemimpin wanita dengan prestasi luar biasa untuk menginspirasi hari Anda.

1. Berpegang teguh pada integritas

“Di posisi apapun kamu dalam perjalanan karier—sebagai pegawai fresh graduate, manajer, atau atasan—kamu harus selalu siap untuk tetap teguh dengan pendirianmu. Jadilah tegas, tapi dengan rasa hormat. Selalu ingat kalau rasa hormat itu diperoleh. Kemampuan untuk membaca situasi juga perlu kamu miliki. Yang terpenting, jangan pernah mengorbankan integritas. Jika ada yang menganggapmu bossy karena tetap teguh, biarkan saja.” – Mary Barra, CEO General Motor
Dalam perjalanan karier, mungkin Anda akan menemui orang-orang atau kejadian yang mencoba menggoyahkan kepercayaan atau nilai moral yang Anda pegang. Sebutan “bossy” atau “kuno” bisa jadi dilayangkan kepada Anda. Acuhkan saja. Tidak ada nominal atau tawaran pekerjaan yang pantas hingga membuat Anda mengorbankan integritas.

2. Jangan terobsesi untuk disukai semua orang

“Ketika saya baru bergabung dengan Facebook, Mark Zuckerberg mengatakan kalau keinginan saya untuk disenangi semua orang akan menghalangi kemajuan karier saya. Saat itu dia baru berumur 23 dan itu adalah nasehat karier terbaik yang saya dapatkan. Itu artinya kita para wanita cenderung sering merendahkan diri.” – Sheryl Sandberg, COO Facebook
Ingin disukai semua orang itu wajar, tapi dalam menjajak karier, kadang kala Anda harus mengambil keputusan yang kurang populer. Jangan sampai politik kantor menghalangi Anda mencapai apa yang Anda inginkan.

3. Anda bisa melakukan apapun yang Anda inginkan

“Selalu ingat kalau kamu bisa melakukan apapun yang kamu inginkan. Jangan biarkan siapapun mengatakan bahwa kamu tidak cukup pintar, pekerjaan ini terlalu susah, ini ide yang bodoh, tidak ada yang pernah melakukan hal ini sebelumnya, perempuan tidak melakukan hal ini.” – Meg Whitman, CEO Hewlett Packard
Jangan biarkan gender, usia, gaya hidup Anda menjadi penghalang Anda untuk mendaki tangga karier. Terlebih lagi, jangan biarkan siapapun menggunakan faktor-faktor tersebut untuk mengecilkan kerja keras dan prestasi Anda.

4. Jangan takut untuk meminta

“Pegawai wanita cenderung merasa kesulitan ketika harus meminta, baik itu kesempatan karier atau kenaikan gaji. Kami biasanya hanya bisa berharap orang lain untuk mengenali nilai dan kerja keras kamu. Meminta apa yang kamu inginkan dengan sopan dan ramah biasa akan memberi hasil yang kamu inginkan, jadi singkirkan rasa takutmu dan ungkapkan keinginanmu. Mungkin saja kamu akan mendapatkannya!” – Alexandra Lebenthal, CEO Lebenthal & Company
Sebuah studi menunjukkan bahwa pegawai wanita cenderung lebih jarang menegosiasikan soal gaji dan benefit kerja dibanding rekan pria. Respon negatif yang ditunjukkan pihak perusahaan mungkin menjadi salah satu alasannya. Anda sendiri jangan pernah ragu untuk melakukan negosiasi dan mencetuskan permintaan langsung karena jika tidak diungkapkan , bagaimana atasan bisa tahu Anda menginginkannya?

5. Menyeimbangkan karier dan kehidupan

“Kunci menyeimbangkan karier dan keluarga adalah dengan fokus pada apapun yang ada di hadapanmu, baik itu percakapan dengan anak atau suami atau sebuah proyek kerja. Jangan merasa bersalah karena menikmati pekerjaanmu—kamu akan menjadi role model dan inspirasi bagi masa depan anak-anakmu.” – Becky Carr, CMO Foxwoods Resort Casino
Bagi Anda para working mom yang sering merasa bersalah,  Ketika Anda bekerja, fokuslah pada pekerjaan Anda dan ketika di rumah, singkirkan pikiran tentang pekerjaan dan benar-benar hadir secara fisik dan mental untuk keluarga Anda.

sumber : qerja.com

Baca Juga :
8 Rekomendasi Buku dari Star Leader
10 Quotes Inspirasi Karir dari Tokoh-Tokoh Sukses Dunia
Hobi yang Menguntungkan Anda saat Mencari Kerja

Filosofi Memanah

Add Comment
LowKer Sulawesi
Alkisah, di suatu senja yang kelabu, tampak sang raja beserta rombongannya dalam perjalanan pulang ke kerajaan dari berburu di hutan. Hari itu adalah hari tersial yang sangat menjengkelkan hati karena tidak ada satu buruan pun yang berhasil dibawa pulang. Seolah-olah anak panah dan busur tidak bisa dikendalikan dengan baik seperti biasanya.

Setibanya di pinggir hutan, raja memutuskan beristirahat sejenak di rumah sederhana milik seorang pemburu yang terkenal karena kehebatannya memanah. Dengan tergopoh-gopoh, si pemburu menyambut kedatangan raja beserta rombongannya.

Setelah berbasa-basi, tiba-tiba si pemburu berkata, "Maaf baginda, sepertinya baginda sedang jengkel dan tidak bahagia. Apakah hasil buruan hari ini tidak memuaskan baginda?"

Bukannya menjawab pertanyaan, sang raja malah beranjak menghampiri sebuah busur tanpa tali yang tergeletak di sudut ruangan. "Pemburu, kenapa busurmu tidak terpasang talinya? Apakah engkau sudah tidak akan memanah lagi?" tanya sang raja dengan nada heran dan terkejut.

"Bukan begitu baginda, tali busur memang sengaja hamba lepas agar busur itu bisa ?istirahat'. Jadi, ketika talinya hamba pasang kembali, busur itu tetap lentur untuk melontarkan anak panahnya. Karena berdasarkan pengalaman hamba, tali busur yang tegang terus menerus, tidak akan bisa dipakai untuk memanah secara optimal".

"Wah, hebat sekali pengetahuanmu! Ternyata itu rahasia kehebatan memanahmu selama ini ya," kata baginda.

"Memang, kami turun temurun adalah pemburu. Dan pelajaran seperti ini sudah ada sejak dari dulu. Untuk memaksimalkan alat berburu, kebiasaan seperti itulah yang harus hamba lakukan. Mohon maaf baginda, masih ada pelajaran lainnya yang tidak kalah penting yang biasa kami lakukan."

"Apa itu?" tanya baginda penasaran.

"Menjaga pikiran. Karena sehebat apapun busur dan anak panahnya, bila pikiran kita tidak fokus, perasaan kita tidak seirama dengan tangan, anak panah dan busur, maka hasilnya juga tidak akan maksimal untuk bisa mencapai sasaran buruan yang kita inginkan".

Mendengar penjelasan si pemburu, tampak sang raja terkesima untuk beberapa saat. Tiba-tiba tawa sang raja memenuhi ruangan. "Terima kasih sobat. Terima kasih. Hari ini rajamu mendapat pelajaran yang sangat berharga dari seorang pemburu yang hebat."

Setelah cukup beristirahat, raja pun berpamitan pulang dengan perasaan gembira. Dan timbul keyakinan, lain kali pasti akan berhasil lebih baik.

***

Kita butuh keahlian dalam mengatur irama kerja dan saat kapan kita harus beristirahat, agar keefektivitasan kerja tetap terjaga. Dan, kemampuan (untuk) fokus dalam melakukan segala kegiatan harus mampu kita bina dan tumbuh kembangkan.

Dengan kemampuan mengunakan dua kekuatan tadi, tentu kita akan menjadi manusia yang efektif dalam menggeluti usaha dan pasti (hasilnya) akan maksimal dan memuaskan.

10 Quotes Inspirasi Karir dari Tokoh-Tokoh Sukses Dunia

Add Comment
oleh Qerja

Salah satu cara mencapai kesuksesan adalah bekerja keras dan tidak pernah menyerah. Tidak ada orang yang serta merta bisa jadi orang sukses tanpa berusaha, termasuk orang-orang hebat dari seluruh dunia.

Berikut 10 kutipan dari tokoh-tokoh inspirasional yang mungkin bisa memotivasi Anda menggapai karir yang dicita-citakan.

“Orang hanya melihat kesuksesan saya yang hanya satu persen. Tetapi mereka tidak melihat 99 persen kegagalan saya.” – Soichiro Honda, Industrialis Jepang

Kesuksesan karir memang dimulai dari lusinan kegagalan. Pepatah bilang, kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda, jadi jangan sampai ini membuat Anda kehilangan motivasi dan jadi tak percaya diri.

“Satu-satunya cara untuk melakukan pekerjaan hebat adalah dengan MENCINTAI apa yang Anda LAKUKAN.” – Steve Jobs—Founder Apple Inc.

Benci pada pekerjaan adalah masalah yang dialami banyak orang, terutama bila Anda mengalami rutinitas yang sulit dihindarkan. Mencintai pekerjaan yang Anda lakukan sebenarnya adalah salah satu kunci kesuksesan karir Anda. Semua juga tahu, jika kita bekerja dengan setengah hati, hasilnya tidak akan sempurna.

“Ide adalah bahan dasar untuk meraih sukses.” – B.C Forbes – pemilik majalah Forbes

Mungkin Anda bisa melihat beberapa usaha sukses yang semula hanya diawali oleh ide yang cemerlang, misalnya Facebook dan Go-Jek. Jadi tak perlu keburu kecil hati memikirkan proses yang rumit dan semua hal yang harus Anda lakukan untuk meraih sukses. Terkadang, yang dibutuhkan hanya satu ide hebat.

“Terkadang, melalui kekalahan dalam pertempuran, Anda akan menemukan cara baru untuk memenangkan perang.” – Donald Trump—miliarder properti

Meniti karir yang sukses juga membutuhkan strategi. Kegagalan yang Anda alami sebenarnya bisa menjadi pelajaran untuk mendapatkan strategi jitu bagi kemajuan karir Anda. Jadi, jangan takut gagal.

“Semakin Anda sukses, semakin keras juga disiplin yang harus Anda terapkan pada diri sendiri.” – Ross Perot – Founder Electronic Data System

That’s right! Seringkali orang yang merasa sudah sukses mendadak mengendorkan semangat, disiplin, dan etos kerja karena menganggap kesuksesan sudah di tangan. Nah, kebiasaan ini harus diubah dengan menjadi lebih keras pada diri sendiri. Memang sih tidak mudah, tapi tak ada orang yang sukses hanya dengan bermalas-malasan.

“Orang bodoh sulit mendapatkan pekerjaan, sehingga dia dipaksa membuka usaha sendiri. Dalam perjalanan bisnisnya agar semakin sukses dia harus merekrut orang pintar. Alhasil orang bodoh tadi jadi bosnya orang pintar.” – Bob Sadino, pengusaha Indonesia

Yes, terkadang banyak orang suka minder dengan kemampuan mereka, apalagi bila sudah berkali-kali ditolak saat mengirim lamaran kerja. Padahal semua orang memiliki peruntungan masing-masing, dan tidak ada orang bodoh di dunia ini. Yang ada hanyalah orang yang tidak mau berusaha.

“Jika Anda tidak membangun mimpi Anda sendiri, orang lain akan mempekerjakan Anda untuk membangun mimpi mereka.” – Farrah Gray, pengusaha Amerika, motivator, investor

Punya ambisi itu bagus. Tapi Anda juga harus berusaha untuk mewujudkan tujuan yang Anda cita-citakan tersebut. Jangan hanya menunggu atau cuma mengkhayal. Keberanian untuk mewujudkan mimpi memang tidak dimiliki semua orang, tetapi kalau tidak dimulai dari sekarang, kapan lagi?

“Risiko terbesar adalah tidak mengambil risiko sama sekali. Dalam dunia yang berubah dengan sangat cepat ini, satu-satunya strategi yang dijamin gagal adalah tidak mengambil risiko.” – Mark Zuckerberg, pendiri Facebook

Anda merasa karir Anda sudah mentok di sebuah perusahaan, tetapi tidak berani untuk pindah ke tempat lain karena takut gagal atau ditolak. Nah itu adalah bagian dari tidak mau mengambil risiko. Padahal berani mengambil risiko juga masuk dalam kunci kesuksesan.

“Jangan berteman dengan orang yang hanya membuat kita nyaman. Tapi carilah teman yang bisa mendorong kita untuk berani mencapai jenjang lebih tinggi.” – Thomas J. Watson, pendiri IBM

Yup, banyak di antara kita yang mencari teman baik berdasarkan kecocokan dan jarang mau berteman dengan orang yang justru mengajak Anda untuk bersaing. Padahal persaingan akan membuat Anda terpacu untuk memberikan hal yang terbaik karena lawan Anda pasti akan berbuat yang sama .

“Orang yang berbahagia bukanlah orang yang hebat dalam segala hal, tetapi orang yang bisa menemukan hal sederhana dalam hidupnya dan selalu mengucap syukur.” – Warren Buffett, pengusaha Amerika, investor, filantropis

Meski karir Anda belum berada di tempat yang Anda inginkan, bukan berarti Anda harus mengeluh dan menyesali nasib. Bersyukurlah atas apa yang sudah Anda miliki dan yang sudah berhasil Anda dapatkan. Bersyukur akan membuat Anda menghargai jerih payah yang Anda lakukan, dan menumbuhkan kembali semangat dan motivasi yang mungkin sudah menurun. 

sumber : qerja.com

Baca Juga :
8 Rekomendasi Buku dari Star Leader
Inspirasi dari Para Wanita Karier Sukses
Hobi yang Menguntungkan Anda saat Mencari Kerja

8 Rekomendasi Buku dari Star Leader

Add Comment
oleh Steffi Teowira

Kesuksesan yang sustainable tidak hanya dibangun dari kerja keras dan disiplin dari segi profesional, namun juga minat tinggi untuk terus memperbaiki diri di sisi kehidupan pribadi agar senantiasa tercipta keseimbangan antara work dan life.

Beberapa tokoh sukses yang pernah kami wawancarai menemukan inspirasi dan informasi berharga dari beberapa jenis buku-buku yang tidak hanya mengajarkan cara berbisnis atau mendapat keuntungan, namun juga mengembangkan kepribadian untuk menjadi sosok yang lebih baik dalam hidup.

Isi libur panjang Anda kali ini dengan memetik inspirasi dari buku-buku multi genre rekomendasi para tokoh sukses di jajaran kolom Star Leader kami.

1. “How to Become a Rainmaker” oleh Jeffrey Fox

Buku ini membahas tips-tips memenangkan konsumer dari segi sales, namun bukan sekedar trik melakukan penjualan atau merayu pelanggan. Menurut Country Head Twitter Indonesia, Roy Simangunsong, buku ini juga akan mengajarkan Anda kiat-kiat untuk lebih mampu menghargai, mempersiapkan diri dengan baik, dan disiplin demi meraih kesuksesan.

2. “Siddhartha” oleh Herman Hesse 

Sebuah kisah fiktif tentang perjalanan hidup seorang individu yang keluar dari hidup lamanya dan menjalani berbagai jenis hidup baru ini cocok untuk Anda yang sedang galau atau dihadapkan dengan pilihan rumit dalam hidup. Menurut J.P. Ellis yang merupakan Founder dan CEO Compare88 Group dan Cekaja.com, buku ini menerangkan bahwa setiap orang dalam setiap periode hidup yang berbeda merupakan sosok yang berbeda dan memiliki peran berbeda pula.

3. “Quiet” oleh Susan Cain

Karakter introvert terkenal sulit dipahami, bahkan oleh individu itu sendiri. Buku yang direkomendasikan CEO MatahariMall.com, Hadi Wenas, ini mengulik kelebihan dan keunggulan karakter introvert di dunia yang cenderung mengedepankan kepribadian extrovert.

4. “The Alchemist” oleh Paulo Coelho

Buku fiksi karangan penulis populer ini mengajarkan bahwa Anda perlu keluar dari comfort zone, bahwa Anda perlu keluar melihat dunia dan belajar hal baru. Moral cerita yang memupuk pertumbuhan karakter menjadikan buku ini sebagai bacaan favorit CEO (X)SML, Jun Mardi.

5. “The Power” oleh Rhonda Byrne

Buku self-help yang kaya akan nasehat spiritual ini adalah sekuel dari buku yang menjadi fenomena internasional The Secret. Tidak heran jika bacaan ini menjadi pilihan Sari Kusumaningrum, ‎Editor in Chief di The Peak Indonesia.

6. “The Power Broker” oleh Robert Caro

Robert Moses sebagai autokrat New York pada tahun 70an menggunakan berbagai cara untuk memperluas kekuasaan dan mencapai visinya, walau dengan cara-cara yang tidak terlalu humanis. Biografi Moses ini akan mengajarkan Anda tentang kekuasaan politik. Michael Sianipar yang saat ini bekerja sebagai ajudan pribadi gubernur petahana Jakarta merekomendasikan buku ini bagi siapa saja yang ingin mendalami dunia politik.

7. “The Power of Habit” oleh Charles Duhigg

Pernah bertanya-tanya bagaimana perusahaan menghasilkan produk yang menciptakan ‘ketergantungan’ pada konsumer sehingga mereka tetap menggunakan produk tersebut? Buku bestseller yang diminati Adrian Li, Managing Partner Convergence Ventures, ini menggunakan data, riset, dan hasil wawancara untuk menjelaskan proses terbentuknya kebiasaan sehari-hari dan metode perusahaan yang memanfaatkannya untuk mencetak keuntungan.

8. “The Leader Who Had No Title” oleh Robin Sharma

Menurut Robin Sharma, ada beberapa keahlian dan karakteristik individu yang memungkinkannya mencapai kesuksesan. Pandangannya tersebut kemudian dituangkan ke buku ini. Bagi Haryati Lawidjaja, Country Director AdParlor Asia Pasifik, buku ini mengajarkannya untuk bertanggung jawab pada pilihan sendiri, alih-alih menyalahkan orang lain.

sumber : qerja.com

Baca Juga :
10 Quotes Inspirasi Karir dari Tokoh-Tokoh Sukses Dunia
Inspirasi dari Para Wanita Karier Sukses
Hobi yang Menguntungkan Anda saat Mencari Kerja

Daftar Lengkap UMP 2017 di 34 Provinsi

Add Comment
LowKer Sulawesi
Jakarta - Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial Dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Haiyani Rumondang, menyatakan bahwa 34 provinsi di Indonesia sudah menetapkan upah minimum provinsi (UMP) 2017. Kenaikan UMP 2017 adalah sebesar 8,25% dengan mengikuti formula yang diatur dalam PP No.78/2015 tentang Pengupahan.

Pengumuman resmi Kementerian Tenaga Kerja ini melengkapi pengumuman UMP yang telah dilakukan masing-masing Pemerintah Provinsi sebelumnya.

"Sebanyak 34 Provinsi telah menetapkan UMP 2017, 30 Provinsi mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) 78 tahun 2015 tentang Pengupahan dalam penetapannya. Sedangkan 4 Provinsi, yakni Kalimantan Selatan, NTT, Papua dan Aceh, tidak sesuai PP 78," ungkap Haiyani dalam keterangan tertulis, Senin (28/11/2016).

Haiyani menjelaskan, data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik menunjukkan besaran produk domestik bruto (PDB) 2016 terdiri dari inflasi 3,07% dan pertumbuhan ekonomi 5,18% sehingga kenaikan upah minimum 2017 sebesar 8,25%.

Haiyani menginformasikan, dari 30 provinsi yang mengacu pada PP 78 tahun 2015 dalam menetapkan UMP, ada 4 (empat) provinsi yang menetapkan UMP tahun 2017 dengan pentahapan pencapaian Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

"Keempat provinsi yang menetapkan UMP dengan pentahapan adalah Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan kenaikan sebesar 10%, Provinsi Gorontalo sebesar 8,27%, Provinsi Maluku sebesar 8,45%, dan Provinsi Maluku Utara sebesar 17,48%," jelas Haiyani.

Haiyani menambahkan, terdapat 3 (tiga) provinsi yang pada tahun 2016 tidak menetapkan UMP dan pada tahun 2017 menetapkan UMP, yakni Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Rata-rata kenaikan UMP secara nasional tahun 2017 adalah sebesar 8,91% dan UMP tertinggi yaitu DKI Jakarta, Rp 3,355,750," tutup Haiyani. 

Sesuai amanat peraturan perundang-undangan bidang pengupahan khususnya Peraturan Pemerintah (PP) No. 78 Tahun 2015, Gubernur wajib menetapkan dan mengumumkan UMP secara serentak setiap tanggal 1 November. 

"Setelah menetapkan UMP, Gubernur dapat menetapkan UMK selambat-lambatnya tanggal 21 November," katanya.

Penetapan Upah Minimum tahun 2017 ditetapkan menggunakan Formula Perhitungan Upah Minimum, yaitu: UMn = UMt + {UMt x (Inflasi + % Δ PDBt)} dimana data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional (pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB)) diambil dari Badan Pusat Statistika Republik Indonesia (BPS RI).

Berikut daftar penetapan UMP 2017 di 34 provinsi:

1. Aceh, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 2.500.000, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 2.118.500
2. Sumatera Utara, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 1.961.354, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 1.811.875
3. Sumatera Barat, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 1.949.284, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 1.800.725
4. Bangka Belitung, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 2.538.673, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 2.341.500
5. Kepulauan Riau, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp2.358.454, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 2.178.710
6. Riau, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 2.266.722, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 2.095.000
7. Jambi, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 2.063.000, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 1.906.650
8. Bengkulu, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 1.737.412, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 1.605.000
9. Sumatera Selatan, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 2.388.000, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 2.206.000
10. Lampung, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 1.908.447, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 1.763.000
11. Banten, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 1.931.180, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 1.784.000
12. DKI Jakarta, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 3.355.750, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 3.100.000
13. Jawa Barat, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 1.420.624, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 1.312.355.
14. Jawa Tengah, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 1.367.000.
15. Yogyakarta, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 1.337.645.
16. Jawa Timur, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 1.388.000.
17. Bali, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 1.956.727, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 1.807.600
18. Nusa Tenggara Barat, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 1.631.245, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 1.482.950
19. Nusa Tenggara Timur, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp1.525.000, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp1.425.000
20. Kalimantan Barat, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 1.882.900, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 1.739.400
21. Kalimantan Selatan, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 2.258.000, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 2.085.050
22. Kalimantan Tengah, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 2.227.307, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 2.057.528
23. Kalimantan Timur, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 2.354.800, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 2.161.253
24. Kalimantan Utara, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 2.358.800, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 2.175.340
25. Gorontalo, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 2.030.000, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 1.875.000
26. Sulawesi Utara, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 2.598.000, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 2.400.000
27. Sulawesi Tengah, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 1.807.775, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 1.670.000
28. Sulawesi Tenggara, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 2.002.625, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 1.850.000
29. Sulawesi Selatan, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 2.435.625, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 2.250.000
30. Sulawesi Barat, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 2.017.780, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 1.864.000
31. Maluku, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 1.925.000, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 1.775.000
32. Maluku Utara, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 1.975.000, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 1.681.266
33. Papua, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 2.663.646, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 2.435.000
34. Papua Barat, menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 2.421.500, naik dari UMP 2016 yang sebesar Rp 2.237.000

sumber : http://finance.detik.com/ekonomi-bisnis/3356762/ini-dia-daftar-lengkap-ump-2017-di-34-provinsi?utm_medium=oa&utm_campaign=detikcom+socmed&utm_source=facebook&utm_content=detikcom

Menjadi Lebih Kreatif

Add Comment
LowKer Sulawesi
Menjadi lebih kreatif bukan hanya sebuah keharusan yang dimiliki seseorang yang bekerja dalam industri kreatif, tetapi juga penting untuk dipelajari serta dikembangkan oleh setiap orang.

Dalam bisnis pun, kemampuan menjadi lebih kreatif penting karena pebisnis butuh ide-ide segar dan kreatif agar dapat mengembangkan bisnisnya ke depan.

Ada diantara Anda yang berpikir kalau menjadi lebih kreatif bukanlah hal yang mudah dan tidak semua orang memiliki kemampuan tersebut? Ubah mindset Anda yang seperti itu!

Kreatif bukan hanya sebuah bakat atau diturunkan dari orang tua ke anaknya, tetapi kemampuan ini juga dapat dipelajari dan juga dikembangkan.

Lalu bagaimana caranya mengembangkan kreativitas walaupun saya tidak memiliki kemampuan tersebut?

Bagaimana cara untuk menjadi lebih kreatif. Menjadi Lebih Kreatif? Bisa!
“Sebenarnya, semua sudah ada dalam pikiran… Tapi saya bingung mau mulai darimana. Saya bukan orang yang kreatif!”

Anda pernah dalam situasi seperti di atas? Tenang saja, kebanyakan orang juga pernah mengalami hal tersebut.

Ketika sudah mendapat sebuah ide yang bagus, saat mengeksekusi dan menerjemahkannya ke dalam tulisan atau gambar selalu terhalang. Terlalu lama menatap layar komputer atau kertas kosong, akhirnya menjadi malas dan diri Anda mengatakan, “Ah sudahlah! Tidak jadi!”

Hal yang sangat disayangkan! Padahal seperti yang telah dijelaskan pada bagian tengah di paragraph pembuka, kreativitas bukan hanya sekedar bakat yang diturunkan tetapi berupa kemampuan yang dapat dipelajari. Ini merupakan fakta yang didasarkan oleh pendapat para psikolog.

Dan seperti kemampuan lainnya, Anda bisa menjadi lebih baik jika Anda mempraktikkannya. Otak seperti otot yang perlu dikembangkan, dalam hal ini menggunakan latihan kognitif.

Berikut ini akan kita mulai bahas cara-cara agar menjadi lebih kreatif, ini berlaku untuk semua orang dan tidak memiliki batasan umur untuk mempelajari serta mengasahnya.

1. Cara untuk Mengeluarkan Kreativitas Anda adalah Memulai Hari dengan Menulis Bebas

Semua orang pernah mengalami satu hari atau mungkin ada beberapa dari kita memikirkan apa yang harus dilakukan pada hari itu.

Tetapi dengan terlalu fokus untuk menyelesaikan semuanya malah membuat pikiran menjadi stress dan hal ini yang menyebabkan kita kehilangan perspektif tentang apa ide yang ada dalam pikiran kita (di luar pekerjaan).

Saat Anda dalam situasi seperti ini, cara terbaik untuk mengembalikan fokus adalah dengan menulis bebas di pagi hari.

Menurut sebuah studi dari Professor Teresa Amabile dari Harvard Business School, membuat jurnal kerja secara berkala akan membantu Anda untuk kembali fokus dan menjadi lebih produktif.

Jadi walaupun pada hari itu Anda akan ada meeting penting, sediakan waktu 10 menit untuk detoksifikasi digital dan ambil notebook dan kertas hanya untuk menulis.

Tidak seperti blog atau content yang akan dipublikasikan, jurnal ini berisi pemikiran Anda dari yang masuk akal sampai yang tidak masuk akal sekalipun.

Menulis dengan gaya bebas akan membuat kreativitas Anda mengalir begitu saja, dan disaat yang sama akan memaksa diri Anda untuk menerjemahkan pikiran menjadi sebuah tulisan.

Tidak tahu harus mulai darimana dalam menulis bebas? Coba Anda cek Twords atau Daily Page. Berikut ini ada beberapa ide untuk Anda :

*Baru-baru ini, saya sedang berjuang dengan…
*Jika saya memiliki waktu lebih pada siang hari, saya menggunakannya untuk…
*Hari ini, saya akan menghilangkan stress dengan…
*Saya merasa keluar dari zona nyaman ketika…
*Pekerjaan saya dimotivasi oleh…
*Minggu ini, saya bersyukur untuk…
*Hari ini, saya harus menghindari…
*Saya merasa puas di tempat kerja ketika…
*Dari tim saya, saya bangga karena…
*Saya dapat bekerja sangat baik ketika…

2. Mengambil Kursus Kreatif

Jika Anda tipikal orang yang lebih suka dipandu untuk menjadi lebih kreatif, mengambil kursus kreatif adalah salah satu cara yang baik untuk mengembangkan kreativitas Anda.

Kursus kreatif bisa berupa apa saja, mulai dari mengedit foto, video untuk music, art, dan desain.

Apapun jenis kursus yang Anda ambil, Anda akan berhadapan dengan cara berpikir yang berbeda dan pendekatan yang dapat diterapkan dalam pekerjaan Anda.

Plus, hal ini akan membantu Anda dalam menemukan kelemahan serta kelebihan diri Anda.

Anda juga akan dikelilingi oleh orang-orang yang berbagi goal dari mengembangkan kemampuan kreatif mereka.

Anda juga dapat belajar dari rekan dan saling melakukan review hasil pekerjaan agar mendapat sudut pandang yang baru mengenai ide Anda.

Dan jika Anda adalah tipikal orang yang gugup untuk meminta bantuan di kantor, ruang kelas akan memberikan Anda kesempatan untuk membuka diri terhadap orang lain seperti saat sedang workshop-menerima kritikan dan saran dari orang lain.

Dengan berbagi ide Anda dengan orang lain, Anda akan dipaksa untuk menemukan cara untuk merumuskan apa yang ada dalam pikiran Anda ke dalam kata-kata dan visual serta belajar untuk menangani kritik dari orang lain.

Anda dapat mulai mencoba kursus online gratis seperti  Creative Live, MIT OpenCourseWare, Creative Writing Now, dan Stanford OpenEdEx.

Kursus mungkin tidak cocok untuk beberapa orang, terutama jika Anda merasa hal yang terstruktur akan menghambat kreativitas Anda. Tapi kalau Anda merasa kurang arahan dalam pemikiran, cara kursus online ini boleh dicoba.

3. Brainstroming Ketika Anda Berolahraga

Saat Anda merasa sudah mendorong kinerja otak secara maksimal dan tetap menghasilkan apa-apa, alihkan diri Anda dengan melakukan olahraga fisik selama 30 menit atau lebih.

Penelitian menunjukkan bahwa dengan olahraga dapat membuat pikiran menjadi lebih kreatif.

Satu studi yang memfokuskan pada bagaimana olahraga dapat mempengaruhi performa partisipan. Berolahraga secara teratur dapat melatih berpikir kognitif dan kreativitas dengan cara yang sehat.

“Otak jauh lebih banyak dikhususkan untuk gerakan daripada bahasa. Bahasa hanya sebagian kecil dari lautan gerakan,” kata Oliver Sacks, seorang ahli saraf.

Sediakan waktu 30 menit setiap hari untuk sekedar berlari atau melakukan yoga. Ini akan menguntungkan tubuh dan pikiran.

4. Bepergian ke Tempat Lain

Karena kreativitas berhubungan dengan bagaimana otak saling terkoneksi seperti kabel yang saling menyambung, sangat penting untuk menjaga stimulasi otak Anda dengan pemandangan, suara, rasa, bau, dan pengalaman baru.

Buka diri Anda ke sudut pandang yang berbeda melalui pengalaman budaya baru. Jaga indera Anda tetap tajam, hal ini akan memungkinkan sinapsis dalam otak Anda bekerja dengan cara baru.

“Pengalaman asing akan meningkatkan fleksibilitas serta kedalaman kognitif dan mengintegrasikan pikiran, kemampuan untuk membuat hubungan yang mendalam antara bentuk yang berlainan,” kata Adam Galinsky, seorang professor di Columbia Business School yang melakukan penelitian berfokus pada hubungan kognitif antara perjalanan internasional dan kreativitas.

Dia menekankan pentingnya tidak hanya pada tempat yang berbeda, tetapi juga membenamkan diri ke dalam budaya lain.

Dengan ikut terlibat dengan seni, masakan, dan orang-orang lokal, sebenarnya Anda membiarkan diri Anda untuk belajar cara-cara baru dalam berpikir dan nantinya, Anda akan menerapkan cara berpikir yang baru untuk ide Anda sendiri.

5. Salurkan Inner Child Anda

Anak-anak dianggap sebagai sosok yang “kreatif secara alami”, mengapa? Karena mereka tahu tidak ada batasan untuk kreativitas mereka.

Mereka bersedia untuk pergi ke berbagai arah dengan kreativitas mereka, dan mereka tidak menahan diri untuk melakukannya.

Anda dapat menyalurkan mentalitas ini, terutama ketika Anda harus menyelesaikan pekerjaan yang datang dari berbagai arah.

Tidak perlu menjadi khawatir atau malu jika hasil pekerjaan Anda tidak cukup baik, jadilah orang yang berani mengambil risiko untuk mendorong batasan kreativitas Anda.

Yang paling penting adalah, bersenang-senanglah dengan pekerjaan Anda. Anak kecil melihat semua sebagai sebuah petualangan dan menjadikan semua hal yang terjadi sebagai moment.

Selagi Anda tetap bertanggungjawab dengan pekerjaan, fokuskan juga semua energi Anda menjadi sebuah proyek di saat yang bersamaan. Jadi Anda bisa memberikan yang terbaik untuk langkah selanjutnya.

6. Ikut Bergabung dalam Ruang Kerja Sama

Sebuah studi dari University of Michigan menemukan 2 kunci utama bahwa ruang kerja sama dapat menciptakan peluang yang unik untuk kreativitas, yaitu fleksibilitas dan otonomi.

Ada banyak yang harus dilakukan dengan pengaturan secara fisik untuk space. Keleluasaan untuk mengontrol space Anda sesuai prioritas pribadi Anda akan mendorong kreativitas.

Beberapa studi menunjukkan bahwa kemampuan dalam mengatur ruang kerja Anda akan meningkatkan level produktivitas menjadi lebih tinggi.

Ketakutan menjadi lebih kreatif dapat disebabkan karena lingkungan kerja Anda yang sangat tidak kondusif untuk gaya bekerja yang sesuai dengan pribadi Anda.

Plus, kedekatan dengan oang lain merupakan sebuah kesempatan untuk berkolaborasi. Kolaborasi yang dimaksud adalah katalisator untuk inovasi dan ruang kerja sama adalah cara yang baik untuk melemparkan diri Anda ke dalam lingkungan baru dengan orang-orang yang inovatif.

7. Lakukan Break Ketika Jenuh Bekerja

Anda pernah menyadari kalau ide-ide bagus muncul di saat yang tidak terduga? Seperti ketika Anda mandi atau saat sedang dalam mobil di perjalanan ke suatu tempat? Ternyata ada alasannya : break mengijinkan pikiran Anda untuk terus bekerja pada ide yang muncul tanpa perlu takut menjadi stuck.

Seperti yang di jelaskan oleh Adrian Furnman, Ph.D dalam article Pschology Today, penting untuk memberikan break terhadap pikiran ketika Anda sudah aktif bekerja pada sebuah ide dalam beberapa waktu.

Brian Halligan, CEO dan co-founder dari HubSpot memperbolehkan karyawannya tidur siang di tempat kerja. Karena dia sendiri benar-benar menemukan ide bagus saat kondisinya tertidur atau baru bangun dari tidur.

Dalam sebuah wawancara dengan New York Times, Brian mengatakan ia setuju untuk membuat kantor menjadi suatu lingkungan di mana karyawan dapat “work less and think more” dengan menyediakan kamar tidur agar orang-orang dapat istirahat. Ini akan memicu kreativitas.

Pastikan untuk membiarkan diri Anda break untuk sejenak ketika jenuh tapi tetap ingat untuk membatasi break agar Anda tidak keteteran dalam menyelesaikan pekerjaan yang sudah ada.

Berhentilah Mengeluh

Add Comment
LowKer Sulawesi
Layakkah Kita mengeluh? Padahal Kita telah dikaruniai sepasang lengan yang kuat untuk mengubah dunia.
Pantaskah Kita berkeluh kesah? Padahal Kita telah dianugerahi kecerdasan yang memungkinkan Kita untuk membenahi segala sesuatunya.

Apakah Kita bermaksud untuk menyia-nyiakan semuanya itu? Lantas menyingkirkan beban dan tanggung jawab Kita? Janganlah kekuatan yang ada pada diri Kita, terjungkal karena Kita berkeluh kesah.
Ayo tegarkan hati, tegakkan bahu. Jangan biarkan semangat hilang hanya karena Kita tidak tahu jawaban dari masalah Kita tersebut.

Jangan biarkan kelelahan menghujamkan keunggulan Kita. Ambillah sebuah nafas dalam-dalam. Tenangkan semua alam raya yang ada dalam benak Kita. Lalu temukan lagi secercah cahaya dibalik awan mendung. Dan mulailah ambil langkah baru.

Sediakan beberapa menit setiap hari untuk melakukan perenungan. Lakukan di pagi hari yang tenang, segera setelah bangun tidur. Atau di malam hari sesaat sebelum beranjak tidur. Merenunglah dalam keheningan. Jangan gunakan pikiran untuk mencari berbagai jawaban. Dalam perenungan Kita tidak mencari jawaban. Cukup berteman dengan ketenangan maka Kita akan mendapatkan kejernihan pikiran. Jawaban berasal dari pikiran Kita yang bening. Selama berhari-hari Kita disibukkan oleh berbagai hal. Sadarilah bahwa pikiran Kita memerlukan istirahat. Tidak cukup hanya dengan tidur. Kita perlu tidur dalam keadaan terbangun. Merenunglah dan dapatkan ketentraman batin.

Pikiran yang digunakan itu bagaikan air sabun yang diaduk dalam sebuah gelas kaca. Semakin banyak sabun yang tercampur semakin keruh air. Semakin cepat Kita mengaduk semakin kencang pusaran. Merenung adalah menghentikan adukan. Dan membiarkan air berputar perlahan. Perhatikan partikel sabun turun satu persatu, menyentuh dasar gelas. Benar-benar perlahan. Tanpa suara. Bahkan Kita mampu mendengar luruhnya partikel sabun. Kini Kita mendapatkan air jernih tersisa di permukaan. Bukankah air yang jernih mampu meneruskan cahaya. Demikian halnya dengan pikiran Kita yang bening.

Sesungguhnya, ada orang yang lebih berhak mengeluh dibanding Kita. Sayangnya suara mereka parau tak terdengar, karena mereka tak sempat lagi untuk mengeluh. Beban kehidupan yang berat lebih suka mereka jalani daripada mereka sesali. Jika demikian masihkan Kita lebih suka mengeluh daripada menjalani tantangan hidup ini?

Kebiasaan Melahirkan Keahlian

Add Comment
LowKer Sulawesi
Pada zaman dahulu kala, hidup seorang panglima perang yang terkenal karena memiliki keahlian memanah yang tiada tandingannya. Suatu hari, sang panglima ingin memperlihatkan keahliannya memanah kepada rakyat. Lalu diperintahkan kepada prajurit bawahannya agar menyiapkan papan sasaran serta 100 buah anak panah.

Setelah semuanya siap, kemudian Sang Panglima memasuki lapangan dengan penuh percaya diri, lengkap dengan perangkat memanah di tangannya.

Panglima mulai menarik busur dan melepas satu persatu anak panah itu ke arah sasaran. Rakyat bersorak sorai menyaksikan kehebatan anak panah yang melesat! Sungguh luar biasa! Seratus kali anak panah dilepas, 100 anak panah tepat mengenai sasaran.

Dengan wajah berseri-seri penuh kebanggaan, panglima berucap, "Rakyatku, lihatlah panglimamu! Saat ini, keahlian memanahku tidak ada tandingannya. Bagaimana pendapat kalian?"

Di antara kata-kata pujian yang diucapkan oleh banyak orang, tiba-tiba seorang tua penjual minyak menyelutuk, "Panglima memang hebat ! Tetapi, itu hanya keahlian yang didapat dari kebiasaan yang terlatih."

Sontak panglima dan seluruh yang hadir memandang dengan tercengang dan bertanya-tanya, apa maksud perkataan orang tua penjual minyak itu. Tukang minyak menjawab, "Tunggu sebentar!" Sambil beranjak dari tempatnya, dia mengambil sebuah uang koin kuno yang berlubang di tengahnya. Koin itu diletakkan di atas mulut botol guci minyak yang kosong. Dengan penuh keyakinan, si penjual minyak mengambil gayung penuh berisi minyak, dan kemudian menuangkan dari atas melalui lubang kecil di tengah koin tadi sampai botol guci terisi penuh. Hebatnya, tidak ada setetes pun minyak yang mengenai permukaan koin tersebut!

Panglima dan rakyat tercengang. Mereka bersorak sorai menyaksikan demonstrasi keahlian si penjual minyak. Dengan penuh kerendahan hati, tukang minyak membungkukkan badan menghormat di hadapan panglima sambil mengucapkan kalimat bijaknya, "Itu hanya keahlian yang didapat dari kebiasaan yang terlatih! Kebiasaan yang diulang terus menerus akan melahirkan keahlian."

***

Dari cerita tadi, kita bisa mengambil satu hikmah yaitu: betapa luar biasanya kekuatan kebiasaan. Habit is power!

Hasil dari kebiasaan yang terlatih dapat membuat sesuatu yang sulit menjadi mudah dan apa yang tidak mungkin menjadi mungkin.

Demikian pula, untuk memperoleh kesuksesan dalam kehidupan, kita membutuhkan karakter sukses. Dan karakter sukses hanya bisa dibentuk melalui kebiasaan-kebiasaan seperti berpikir positif, antusias, optimis, disiplin, integritas, tanggung jawab, & lain sebagainya.

Mari kita siap melatih, memelihara, dan mengembangkan kebiasaan berpikir sukses dan bermental sukses secara berkesinambungan. Sehingga, karakter sukses yang telah terbentuk akan membawa kita pada puncak kesuksesan di setiap perjuangan kehidupan kita.

Sekali lagi: Kebiasaan yang diulang terus menerus, akan melahirkan keahlian!